Header Ads

ad 1

Menteri Vanuatu Menolak Jakarta Klaim Papua Barat Final

Parlemen Internasional untuk Papua Barat bertemu di London, Mei 2016. Foto: IPWP
Vanuatu, PacePapushare - Seorang anggota Parlemen Internasional untuk Papua Barat telah menolak klaim oleh Indonesia bahwa pembahasan pada Papua menentukan nasib sendiri adalah 'aksi publisitas'.

Menteri Pemerintah Vanuatu Ralph Regenvanu adalah salah satu dari puluhan anggota parlemen dan pemimpin dari wilayah Pasifik, Eropa dan Inggris, yang menghadiri KTT IPWP pekan lalu di London.

KTT menghasilkan deklarasi menyerukan dukungan internasional mengawasi kemerdekaan di Papua Barat.

Jakarta mengutuk pertemuan London, menyebutnya sebagai 'refleksi dari tindakan kolonial' dan menegaskan bahwa kontrol Indonesia dari Papua adalah 'final'.

Tapi Mr Regenvanu mengatakan ada tumbuh dukungan internasional untuk mengatasi masalah dekolonisasi jelas belum terselesaikan.

"Menurut hukum internasional, bahwa masalah penentuan nasib sendiri tidak pernah ditangani oleh orang yang tepat di Papua Barat, dan yang telah diakui di sejumlah tingkatan, sejumlah forum. Dekolonisasi pernah terjadi dan bahkan koloni ini hanya berlalu dari salah satu kekuasaan kolonial Belanda, kekuasaan kolonial lain Indonesia yang terus menjajah wilayah Papua Barat sampai hari ini. " [MF/RNZ]

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.