Header Ads

ad 1

DPRP dan Toko Papua Mendatangi Mako Brimob Polda Papua

DPRP dan Toko Papua beserta para aktivis di Mako Brimob Polda Papua, (02/05/2016) - Foto Laurenzus Kadepa fb
Jayapura, PacePapushare - Dalam aksi Demo Damai yang di komandokan oleh KNPB (Komite Nasional Papua Barat) yang direncakan akan digelar di DPRP dalam rangka mendukung Papua masuk keanggoaan Penuh MSG dan Monolak atas hari Aneksasi Papua ke bingkai NKRI dibatasi oleh aparat kepolisian dan diarahkan ke Mako Brimob Polda Papua hingga pada malam hari, (02/05/2016).

Atas situasi yang sangat dibatasi oleh Aparat keamanan Indonesia dan para aktivis, Mahasiswa, rakyat Papua maupun Relawan ditahan di Mako Brimob tersebut anggota DPRP dan Toko Papua mendatangi Mako Brimob untuk menyampaikan atas kekecewaan mereka kepada aparat secara langsung.

Dalam kunjungan tersebut, Anggota Komisi I DPRP, Laurenzus Kadepa, juga sebagai Ketua Tim DPRP ke Mako Brimob Polda Papua di Kotaraja, Menyampaikan "Kekecewaan dan Keprihatinan Terhadap Tindakan Aparat Keamanan Dalam Menghadapi Setiap Masa Aksi Damai Rakyat Papua Selama ini yang Sangat Tidak Pantas Dipuji". (02/05/2016).

Kemudian dilanjutkan dengan Ibu Yakoba Lokbere, Ketua Komisi V DPRP, juga sebagai Anggota Tim DPRP ke Mako Brimob Polda Papua di Kotaraja Menyampaikan Kekecewaan Terhadap Tindakan Aparat Keamanan yang Sangat Berlebihan Menghadapi Setiap Aksi Demo Damai Rakyat Papua Selama ini. (02/05/2016).

Juga Pdt.Benny Giyai Mewakili Gereja-Gereja di Tanah Papua Memberikan Suatu Pencerahan, Mengajak Semua Komponen Segera Bersatu Mencari Solusi Perdamaian untuk Tanah Papua. (02/05/2016).

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Papua Dengan Tegas Menyampaikan Arahan, Ajakan Lebih pada Tugas Pokok Kepolisian Sebagai Alat Negara di Wilayah Hukum POLDA Papua, (02/05/2016). 

Agus Kosay, Mewakili Organisasi KNPB, juga Sebagai Penanggungjawab Aksi Damai, Menyampaikan Maksud, Tujuan, dan Harapan Organisasi KNPB dan Perjuangan Damai Rakyat Papua yaitu " Papua Merdeka adalah Harga Mati Lewat Refrendum".(02/05/2016).

Tujuan pihaknya datang ke Mako Brimob adalah bentuk kekecewaan sebagai wakil rakyat di Papua. “Setelah kami dengar masa aksi dalam jumlah yang besar diinterogasi Polisi dan Brimob, sebenarnya mereka bertujuan ke DPRP, kami kecewa. Kenapa terjadi begitu,” jelas Kadepa. [MF]

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.