Header Ads

ad 1

ULMWP: Isu Papua Barat adalah Regional isu

Markus Haluk of the United Liberation Movement for West Papua. Photo: Tabloid Jubi
PacePapushare - The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) mengatakan Papua tetap menjadi masalah bagi wilayah Melanesia yang lebih luas meskipun upaya Indonesia untuk internalisasi itu.

Sejak Gerakan Pembebasan diberikan status pengamat di MSG tahun lalu, Indonesia telah meningkatkan keterlibatan diplomatik dengan negara-negara anggota MSG.

Jakarta, yang memiliki status anggota asosiasi MSG, adalah melobi untuk menangkis dukungan untuk Papua Barat penentuan nasib sendiri dan mengatakan mendapat dukungan dari Fiji dan Papua Nugini untuk menjadi anggota penuh.

Ini mengikuti kunjungan menteri Indonesia pekan lalu untuk PNG dan Fiji mana Jakarta menyerahkan lima juta dolar AS dalam bantuan topan.

Salah satu eksekutif interior Gerakan Pembebasan ini, Markus Haluk, mengatakan lobi itu diharapkan.

"Indonesia melobi uang dan ekonomi untuk Fiji dan Papua Nugini. Tapi tidak ada masalah, kita optimis, karena masalah Papua Barat adalah masalah Melanesia yang sama."

Markus Haluk mengatakan bahwa di Papua sendiri, dukungan rakyat untuk Gerakan Pembebasan besar.

Pembukaan kantor ULMWP di Wamena, Provinsi Papua, pada bulan Februari, dihadiri oleh diperkirakan 5-6000 Papua.

Namun, setelah pembukaan, polisi Indonesia dibongkar papan nama Gerakan Pembebasan serta ditahan Tuan Haluk dan sesama anggota ULMWP untuk diinterogasi atas keterlibatan mereka dalam membangun kantor.

Memimpin pejabat pemerintah Indonesia telah mengatakan bahwa gerakan yang pelabuhan aspirasi kemerdekaan harus dihancurkan.

Namun pemimpin Papua telah berulang kali diidentifikasi perlakuan brutal dari orang-orang mereka oleh pasukan keamanan sebagai pendorong utama ketidakpuasan dengan pemerintahan Indonesia. (MF)

Sumber : radionz.co.nz

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.