Header Ads

ad 1

Polisi Pereman Ancam Mama Papua akan Ditempak jika Terima Seruan Aksi dan Doa Bersama

Ilustrasi foto cianjurnews.com

Jayapura, PacePapushare -  Jumat (10/03/2016) Komite Nasional Papua Barat (KNPB) melakukan pembagian SERUAN di wilayah Kota Madya Jayapura.

Pembagian SERUAN AKSI & DOA ini dimulai pada pukul 8.30 dari terminal Entrop, adalah titik arah memulai berbagi selebaran sampai ke pasar Hamadi dan sekitarnya.

Setiba di pasar Hamadi para aktivis KNPB melanjutkan membagi seruan kepada rakyat yang sedang berjualan di pasar Hamadi pada putaran pertama.

Kemudian selebaran Seruan Aksi dan Doa bersama rakyat West Papua ini habis diarea pasar Hamadi, para aktivis KNPB pun memperbanyak mengcopy seruan aksi itu di sekitar Pasar tersebut dan kembali membagikan lagi kepada masyarakat.

Namun, tiba-tiba masyarakat tidak mau menerima seruan Aksi dan Doa ini, Lalu salah seorang aktivis bertanya pada salah satu seorang ibu, ibu kenapa tidak mau menerima selebaran seruan? Ibu itu menjawab “ ada anggota polisi yang berpakaian pereman menggunakan motor mengikuti kamu dan melarang kami mengambil seruan dan apa bila ada yang mengambil maka kami menangkap kamu dan memasukan ke penjara atau kami akan tembak kamu!” Seruhnya polisi pereman ini. Kata seorang Mama tersebut menjelaskan dan mama ini tidak mau identasnya disebutkan, katanya takut.

Karena ketakutan dari intimidasi oleh anggota polisi sehingga rakyat takut mengambil, sementara isi seruan itu di Serukan kepada seluruh Wilayah West Papua untuk melakukan aksi dukungan ULMWP menuju keanggotaan penuh MSG melaui Aksi dan Doa bersama.

Situasi ini di jelaskan oleh salah satu anggota KNPB Wilayah Numbay Anis Wanimbo,  yang menyaksikan situasi kejadian dengan menyakut-nyakuti atau memaksakan orang lain dengan kehendaknya, mengancam, menakuti, mengertak oleh aparat polisi ini. (KNPBNews)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.