Header Ads

ad 1

Aksi Solidaritas Untuk Fiji Dibungkam Polisi, Posisi Indonesia di MSG Dipertanyakan

Sebagian peserta Solidaritas Masyarakat Papua untuk korban bencana di Fiji, saat menjalankan kotak-kotak sumbangan dana kemanusiaan, Jayapura, Selasa – Jubi/Yuliana

Jayapura, PacePapushare - 6 Mahasiswa yang tergabung dalam solidaritas korban bencana alam di Fiji, di tahan Polisi pagi tadi selasa 02/30/2016 di lampu merah dok 2 Jayapura sekitar pukul 10 pagi, saat melakukan aksi galang dana untuk bencana alam yang terjadi di Fiji.

Kemudian di bahwa ke Kopolresta Jayapura, setelah ditahan dua jam kemudian mereka di pulangkan, Seperti yang dilansir seorang warga berinisial EL di akun sosial facebook.com
Nama-nama 6 Mahasiswa yang di tahan tersebut adalah
1. Evan
2. kokay
3. Siwe
4. Kubugo
5. Kony
6. Jeplon

Dan ini menimpulkan suatu pertanyaan, Indonesia membawa diri ke MSG sebagai bagian dari orang Melanesia namun orang Melanesia melanda musibah bukannya membantu mala menghentikan aksi penggalangan dana kemanusian untuk orang Melanesia di Fiji yang dihancurkan topan terburuk sepanjang sejarah, dan menewaskan 42 orang.

Seperti halnya yang sama ditahun lalu di Kabupaten Yahukimo yang berujung pada kematian dan kekerasan kepada warga seketika melakukan aksi solidaritas pengalangan dana untuk Vanuatu, itu pelaku juga oleh aparat polisi Indonesia.
Korban topan tropis Winston di Fiji masih menantikan bantuan kemanusiaan. Seluruh negeri hancur dan menelan puluhan korban jiwa – RNZ
Apa sebenarnya yang Indonesia inginkan di Anggota MSG mengakui diri sebagai orang Melanesia namun ketika bencana Indonesia turut membukam aksi solidaritas masyarakat Papua untuk para korban angin topan dan tisunami di Fiji dan Vanuatu.? (PS)

Untuk detailnya silakan klik  [disini ]

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.