Header Ads

ad 1

AMP Tolak Ekspedisi NKRI di Papua Barat

Logo Aliansi Mahasiswa Papua. (Foto: IST)
Jayapura, Pacepapushare - Mahasiswa dan mahasiswi Sejawa dan Bali yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Sejawa dan Bali menolak Ekspedisi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dikirim di Papua Barat.
"Tujuan dari Ekspedisi NKRI ke Papua Barat ini akan bekerja untuk mendata dan memetakan kekayaan alam dan sumber daya manusia serta berbagai persoalan yang ada di wilayah Papua Barat.  Itu yang sangat kami tolak,” kata Ketua AMP Pusat,  Jefri Wenda, Kepada suarapapua.com, Senin, (22/02/16) dari Yogyakarta.

Menurutnya, hal itu hanya alasan yang digunakan untuk penanmbahan pasukan keamanan di papua dan alasan tersebut juga sangat tidak logis, karena tidak sesuai dengan fungsi kerja aparat keamanan dalam pertahanan negara. 

Kata Wenda, Jika pemerintah ingin melakukan penelitian, kenapa tidak mengirim lembaga yang bersangkutan untuk meneliti SDM &SDA di seluruh Papua barat yakni LIPI. 

 “Kami berfikir bahwa pemerintah Indonesia harus menyadari bahwa dengan adanya militer TNI/Polri di papua hanya menambah persoalan baru yang tak pernah selesai.  Sudah banyak kejahatan negara yang dilakukan oleh aparat militer. Jadi ini akan kehadiran mereka ini akan menambah luka dan trauma batin orang Papua,” pungkasnya.

Sementara itu, ketua Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Yogyakarta,  Abi Douw, mengatakan,  Milter merupakan salah satu penyebab masalah utama yang menggerogoti semua lini di bumi Papua, selain praktik Kapitalisme dan Kolonialisme yang pasif.

“Ekspansi militer yang sejak 1960-an telah membuat jutaan nyawa manusia Papua melayang tanpa diproses hingga detik ini dengan dalil semua sesuai Komandan Ir. Soekarno terkait Ttikora untuk merebut Papua dari tangan Belanda,” jelas Douw menutup pembicaraan.

DEPIERO GOBAI
Sumber : suarapapua.com

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.