Header Ads

ad 1

TPNPB Bertanggungjawab, Perampasan Senjata Dan Penembakan Di Sinak

google foto
PacePapushare - Panglima Tinggi Komando Nasional, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengatakan bertanggungjawab, atas penembakan serta perampasan senjata dari gudang senjata Polsek Sinak di Distrik Sinak Kabupaten Puncakjaya Papua. Perampasan senjata terjadi pada tanggal 27 Desember 2015 pada pukul: 09:00am WIT.

“Kami tidak mundur, tetap lawan penjajah kapan pun dan dimana pun, saya bertanggungjawab penembakan itu adalah dari anggota saya”, kata Goliat Tabuni ketika dihubungi dari crew Komnas TPNPB sore dini hari.


Goliath Tabuni pesan kepada aparat militer Indonesia TNI dan Polri dari peristiwa ini, untuk upaya merebut kembali senjata teror masyarakat tidak boleh lakukan, harapan dia militer Indonesia harus ke Markas TPNPB, “saya harap TNI Polri jangan siksa masyarakat lagi, kami militer yang ambil peralatan militer, maka militer harus lawan dengan militer, jangan dengan masyarakat”, tegasnya. Panglima Tinggi sampaikan pesan ini karena, biasanya militer indonesia selalu siksa masyarakat setempat maka dia harap mesti berhadapan dengan mereka yang bersenjata adalah TPNPB.


Dari hasil wawancara di sinak, membenarkan betul perampasan senjata dilakukan oleh anggota TPNPB. Dalam hal ini KODAP Sinak adalah wilayah tempat kejadian namun, pasukan dari KODAP Yambi yang terdiri dibawa pimpinan panglima Tinggi Goliath Tabuni yang melakukan perampasan serta penembakan aparat Polisi setempat.


Panglima KODAP Sinak membenarkan kejadian peristiwa itu, “betul senjata milik polisi sudah rampas dari pasukan Yambi”, kata Militer Murib selaku Panglima KODAP Sinak via seluler kepada crew komnas TPNPB.


Hal senada disampaikan Panglima KODAP Yambi, “itu betul anggota saya sudah ambil 6 senjata di Gudang Polsek Sinak”, kata Gombane Telenggen. Gombane adalah Panglima tingkat daerah khusus Yambi dibawah pimpinan Panglima Tinggi Goliath Tabuni. Lanjut dia, “senjata tidak akan kami kembalikan ke mereka (Polisi) red, senjata yang dirampas sudah milik kami, kami akan balik lawan dengan senjata ini”, tegasnya.


Menurut keterangan yang dihimpun Komnas TPNPB dari lapangan, pada malam pukul:09:00 WIT, anggota TPNPB memasuki markas Polsek Sinak tepatnya Gudang Senjata. Anggota TPNPB berhasil memasuki area Gudang dan mengambil 6 senjata yang ada di gudang. Senjata yang di rampas Jenis Moser 2, AK47 2 dan SS1 2. Setelah berhasil bobol gudang karena aparat Polisi berusaha melakukan pengejaran akhirnya, anggota TPNPB sempat lakukan tembakan balasan, belum diketahui jumlah korban anggota Polisi Indonesia, dan TPNPB tidak ada korban.

Tidak lagi OTK atau GPK yang melakukan rampasan senjata Polisi Indonesia, tetapi murni oleh TPNPB. TPNPB adalah militer West Papua, yang mempertahankan membela rakyat dari penjajahan Indonesia untuk penentuan nasib sendiri, dengan target mencapai Papua yang merdeka dan berdaulat seperti negara-negara merdeka lain di dunia. (KOMNAS-TPNPB)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.