Header Ads

ad 1

14 Tahun Kematian Theys, Banyak Hal yang Masih Harus Diungkap

Sejumlah anggota dan simpatisan KNPB membubarkan diri dengan pengawalan anggota Polres Jayapura usai berdoa di makam tokoh Papua, Theys Hiyo Eluay di Sentani, Kabupaten Jayapura
Sentani, Pace Papushare - Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat atau KNPB, Victor Yeimo mengatakan, setelah 14 tahun kematian tokoh Papua, Theys Hiyo Eluay masih banyak hal yang harus diungkap. Salah satunya menurut Victor Yeimo yaitu mengenai keberadaan sopir almarhum Theys Eluay,   Aristoteles Masoka.

Victor Yeimo mengatakan, pria alumni SMPN 1 Sentani yang berdomisili di Kampung Harapan itu hingga kini belum  diketahui dimana jasadnya. “Ada banyak sekali, tapi yang nampak adalah kemana jenazah Aristoteles saat ini,” ungkap Victor Yeimo kepada Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, kemarin (10/11) malam. 
Untuk memperingati 14 tahu kematian Theys Eluay, Victor Yeimo mengatakan, ia bersama anggota KNPB lainnya mengadakan ziarah dan doa di makam Theys Eluay di Sentani, Kabupaten Jayapura. Namun dalam kegiatan ziarah dan doa tersebut, Victor Yeimo memngaku kecewa dengan tindakan aparat Polres Jayapura.Menurutnya apa yang dilakukan Polres Jayapura sangat tidak terpuji. Pasalnya yang dilakukan KNPB hanyalah ziarah ke makam Theys Eluay dan melakukan ibadah singkat.  Selain melakukan zaiarah dan ibadah singkat, KNPB menurutnya juga berencana mengecat makam Theys, sehingga mereka sempat membawa ke cat ke makam. Namun sayangnya rencana itu batal dilaksanakan karena adanya larangan dari aparat Kepolisian. 
“Ini sudah bentuk pembungkaman, ini bukti kebiadaban manusia. Pemimpin sudah dibunuh dan sekarang dilarang untuk melakukan ziarah makam. Penjahat sekalipun diperbolehkan untuk dijenguk tapi mengapa untuk sosok pahlawan atau pejuang tidak diperbolehkan,” kata Yeimo saat dihubungi tadi malam. Ia menceritakan bahwa saat masuk lapangan Polisi sudah menguasai di dalam bahkan telah mendirikan tenda di samping makam. Karena tujuan hanya ziarah dan ibadah akhirnya ia dan kelompoknya memilih tetap masuk hingga ke bawah atap makam. 
Namun tak lama setelah itu saat hendak mengecat sebelum ibadah, Polisi datang lalu melarang mengecat. “Kami mau ibadah juga dilarang dan atribut semua diamankan dan dipaksa untuk cepat keluar. Hp teman-teman juga disita dan foto-fotonya dihapus. Aparat saat itu terlalu emosional,” jelasnya.Secara terpisah Kapolres Jayapura, AKBP Sondang R.D Siagian, SIK, melalui Kabag OPS Polres Jayapura, Sujono mengatakan, pihaknya tidak melarang kepada siapa pun termasuk KNPB untuk melakukan ziarah dan doa bersama di makam Theys Eluay.
 “Jadi kalau hanya ibadah, siapa pun boleh dan kita tidak larang. Tapi kita larang kelompok-kelompok yang membawa bendera, aspirasi lain atau lambang-lambang yang lain. Itu  yang tidak boleh,” tegasnya.     Dikatakan, kehadiran aparat kepolisian di makam Theys Eluay hanya untuk berjaga-jaga. Dalam kegiatan ziarah dan doa yang digelar KNPB tersebut, Sujono mengaku tidak ada anggota KNPB yang diamankan. Pihaknya hanya mengamankan satu bendera KNPB dan dua sepeda motor. 
“Motornya kami amankan karena setelah kami cek, surat-suratnya tidak ada. Untuk itu, motornya kami tahan dan  mereka kami minta mengambil surat-suratnya. Mereka berjanji akan datang untuk ambil motor dan membawa surat-suratnya,” tambah Sujono. Sementara itu, dari pantauan Cenderawasih Pos sekitar 10 orang anggota dan simpatisan Komite Nasional Papua Barat atau KNPB yang dipimpin Ketua KNPB,  Victor Yeimo melakukan ziarah dan doa bersama di makam Theys Hiyo Eluay di Sentani, Kabupaten Jayapura.
Ziarah dan doa bersama yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIT tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati 14 tahun meninggalnya  tokoh Papua, Theys Eluay. Dari pantauan Cenderawasih Pos, ziarah dan doa yang digelar KNPB ini mendapat pengawalan anggota Polres Jayapura. Usai ziarah dan doa, anggota dan simpatisan KNPB langsung meninggalkan makam Theys Eluay. (ade/bet/nat)


Sumber : Cendrawasih Pos
Orang Papua Di Balik Jeruji Besi - Pace Papushare

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.