Header Ads

ad 1

Dianggap Biasa, Tetapi Orang Papua Saksi Tragedi Kemanusiaan

Jayapura, Pacepapushare Tokoh intelektual Papua asal wilayah Lapagoo, Nico R. Lokobal mengatakan banyak krisis kemanusiaan seringkali terjadi di lingkungan kehidupan orang Papua tetapi orang Papua menganggapnya kejadian yang biasa saja. Karenannya, tidak begitu banyak orang Papua yang meresponnya.

Ft Ggl
“Kita menyaksikan tragedi yang sangat luar biasa tetapi dianggap biasa. Anda saksi bisu dan saya saksi hidup yang bisu,”ungkap salah satu penulis buku Papua Nywamene di Aula sekolah Tinggi Filsafat Teologi Fajar Timur Abepura, Kota Jayapura, Papua, Rabu (28/10/2015).
Katanya, salah satu tragedy yang luar biasa terjadi di Kabupaten Jayawijaya beberapa waktu silam. Menurut dia banyak nilai-nilai hidup baik yang menghidupi suku-suku wilayah itu, sudah  tidak dihargai lagi. Kata dia malah orang mulai melanggar norma-norma hidup baik, norma-norma moral yang ada dalam budaya.“Pagar kehidupan mulai rubuh. Orang sudah tidak menghargai lagi wita dan waya. Orang mulai langgar, tidak tahu membedakan saudara yang layak menjadi pasangan hidup atau tidak,”ungkap pria yang sedang mempersiapkan materi buku pedoman moral kehidupan suku Yali-Huwula, atau wilayah Lapaggo ini.Pastor Djongga Pr mengatakan Papua memang benar penuh dengan sejumlah peristiwa aneh terjadi namun banyak orang Papua tidak menyadarinya. Pemerintah, gereja, Lembaga Swadaya Masyarakat tidak terlalu pedulikannya. Apa lagi masyarakat, sama sekali tidak sadar karena sudah lama hidup dengan produk pemikiran yang lahir dari atas.“Papua ini penuh dengan tragedi kemanusiaan. Suara korban, kita tidak pernah mau mendengarnya karena anggapan masyarakat itu bodoh, primitif dan barbar. Kita hanya memaksakan yang kita mau,”ungkapnya. (Mawel Benny)

Sumber : tabloidjubi.com

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.