Header Ads

ad 1

29 Aktivis KNPB Dibunuh Dalam 8 Tahun KNPB mengorganisir Rakyat Papua

Terlihat dibalik senyuman rakyat Papua bersama kedua pejuang pembebasan rakyat Papua Barat, dari kiri Alm. Mako Tabuni dan Buchtar Tabuni.
Netizen, PacePapushare - Menurut Buchtar Tabuni sebagai  ketua Parlemen Nasional West Papua (PNWP) yang juga telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh aparat keamanan kepolisian Indonesia tersebut menyatakan dalam statusnya di akun resmi miliknya melalui media sosial (05/09) bahwa, selama 8 tahun, KNPB mengorganisir Rakyat Melanesia di Papua Barat dengan tuntutan REFERENDUM. Banyak suka dan duka yang di alami oleh seluruh Crew KNPB, bahkan nyawa pun tak ada arti apa-apa di mata penjajah bangsa Indo Melayu.

Sudah 29 aktivis KNPB di tembak mati di tengah-tengah masa rakyat yang menuntut REFERENDUM secara Damai dan bermartabat. Sekalipun nyawa jadi taruhan namun bagi aktivis KNPB sudah jadi komitmen bahwa, "kematian adalah gaji (hadia) yang paling termahal, penjara dan DPO adalah hadia yang paling rendah untuk seluruh crew KNPB".

Buchtar menyampaikan, Ade-adeku di KNPB yang kaka kagum, tunggu kaka eeee, dalam waktu yang tidak terlalu lama kita akan berbaris bersama di jalur kita dengan masa rakyat West Papua. Makoooooooo, Huberrrrrrr, Victorrrrrrr, Martinusssssss. Darah kalian berhasil menuburkan jiwa perLAWANan kami. AMIN... Imbuhnya mengenang leluhur yang dibunuh oleh klonial NKRI diatas tanah sendiri. (AN)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.