Header Ads

ad 1

Segalah Bangsa Akan Melihat Terang

google img.ist
''Bangsa yang tinggal di kegelapan akan melihat terang''

Membaca kalimat ini, entah mengapa saya membayangkan proses kelahiran seorang bayi.
Selama sembilan bulan lebih, seorang bayi hidup di dalam rahim sang ibunda yang mungkin tanpa CAHAYA, gelap gulita dan saat ia di lahirkan barulah ia dapat melihat TERANG Dunia ini. namun, beberapa di antara mereka ini ada yang tidak beruntung, sebelum sempat melihat terang , mereka sudah harus mengalami peristiwa yang amat menakutkan dan mengerikan yaitu OBORSI.

Mereka dibunuh, disingkirkan di buang. oleh segelintir manusia yang tidak bertanggung jawab atas perbuatanya kata PAUS FRANSISKUS, mereka dibuang seperti sampah padahal mereka adalah manusia seperti kita juga.

Semua pemimpin agama, termasuk juga semua paus, mengutuk dan mengharamkan OBORRSI, bahkan hukuman dari dosa aborsi adalah akan mengalami, defresi mimpi buruk, dan ekskomunikasih.

Hukuman ini sama seperti hukuman orang yang murtad, paus fransiskus mengajak kita semua untuk berpihak pada kehidupan membelah dan mempertahankan kehidupan juga mewartakan kehidupan itu sendiri terlebih sang hidup sejati, kepada bapa di sorga.

*Penulis naska Michael Hi.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.